BINGUNG,BIMBANG

September 4th, 2008 by ellamuii

SAAT KU BERSEDIH TAK ADA YG TAU

AKU BINGUNG,AKU BIMBANG DAN AKU TAK TAU

PADA SIAPA AKU MENGADU……………..

KADANG AKU INGIN BERCERITA

TAPI KEPADA SIAPA

BAGAIMANA AKU MENGUTARAKANNYA

AKU BINGUNG DAN BIMBANG

BAGAIMANA AKU JALANI SEMUA INI

WALAU SESUNGGUNYA AKU TAU

AKU TAK MUNGKIN SELALU

DALAM KEBIMBANGAN……….

KUHARAP DAN SEMOGA

ADA YANG BISA MENGERTI KEBINGUNGANKU INI………

”JANGANLAH KEPUTUSASAAN MEMBUATMU MENGHARAP KEMATIAN”

March 27th, 2008 by ellamuii

Hidup ini adalah perjuangan yg harus diteruskan.

Sikap putus asa, seperti mengharapkan kematian, merupakan penyakit kronis yg harus dihindarkan jauh-jauh oleh siapapun yg menghendaki kesuksesan.

Seorang hamba yg soleh seharusnya berdoa kepada Allah agar umurnya dipanjangkan dan bukan sebaliknya mengharap kematiian.

Mengharapkan cepat mati agar supaya kesusahan hidup didunia ini tidak timbul, jelas dilarangoleh Rasullullah SAW melalui sabdanya: "janganlah salah seorang diantara kamu  mengharap-harap kematian karena musibah yg menimpanya. Barangkali dengan bertaubat kebijakan ia dapat memperbaikinya dengan yg lebih baik. Dan jika dia berbuat keburukan, barangkali dia dapa bertaubat." (BUKHARI DAN MUSLIM)

                       Sebagai hamba allah yg saleh, sudah sewajarnya anda serahkan  semua urusan kepadan-Nya.Kehidupan yg bahagian dan umur yg lebih panjang malah lebih diharapkan oleh Rasulullah SAW.Beliau menyatakan:" Sebaik-baik manusia adalah yg paling panjang usianya dan yg paling banyak kebaikan nya." ( AHMAD,TIRMIDZIDAN HAKIM)

           adapun musibah yg selalu menimpa anda anggaplah hal itu satu ujian dan tantangan yg harusdi hadapi dengan optimisme dan bijaksana. Tertimpa musibah bukan berarti merugi,bahkan sebaliknya banyak ganjaran dan ampunan dosa yg diberikan kepadanya. Nabi bersabda:" Tidak ada sesuatu pun yg menimpa seorang muslim baik berupa letih,sedih,duka,kesusahan sampai duri yg menimpanya kecuali Allah hapuskan dosa-dosa dengan nya."(Bukhari)

                 Orangyg bijaksana akan berusaha mengubah kesengsaraan itu menjadi nikmat dan mengubah kerugian itu menjadi keuntungan. Orang seperti ini selalu menyerahkan urusannya kepada Allah hingga mata hatinya terang dan tenang. Ia bisa melihat kebaikan dan pahala pada musibah yg menimpanya disaat orang lain tidak bisa melihatnya.

              Sebaliknya, orang yg menyerahkan urusannya kepada setan serta selalu mengharapkan kematian,sudah pasti kesengsaraannya akan semakin sulit diselesaikan. Wajah dan hatinya akan senantiasa dirundung kesedihan, kemurungan dan kesengsaraan.

            Kebahagiaan yg dinikmati seseorang seringkali muncul setelah sesuatu musibah itu menimpa. Tidak jarang mengharap dan kesuksesan itu muncul dala bentuk bencana. Betapa banyak kebaikan yg tersembunyi dalam sesuatu musibah.Allah berfirman:"Boleh jadi enkau membenci sesuatu padahal amat baik bagimu.Dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu.Allah mengetahui,sedang engkau tidak mengetahui."(Al-Baqarah:216)

                oleh sebab itu, lihatlah sesuatu itu dengan mata hati yg bersih sebelum melihat dengan mata kepala. Renungilah sesuatu itu dengan hati jernih sebelum mendengarnya dengan telinga. Dengan demikian, anda akan malihat secerah harapan dalam kesengsaraan.Anda akan mendengar suara optimisme dalam keputus asaan.Janganlah anda membenci musibah ketika menimpa anda,malah sebaliknya anda harus bordo’a:”Allahumma ajjirni fi musibati wakhlufni khairan minha."(ya Allah pahalakanlah p[ada musibahku ini dan gantikanlah ia dengan yg lebih baik dari padanya). Wallahu A’lam.